Langsung ke konten utama

Selain Masalah Kesehatan, Ini 3 Efek Buruk yang Dapat Dialami Ketika Kamu Kepanasan



Berada di dekat Khatulistiwa dan memiliki iklim tropis membuah Indonesia sangat identik dengan hawa panas. Pada beberapa kota, hawa panas yang muncul ini lebih parah karena kondisi dataran yang rendah dan dekat dengan pantai.

Hawa Indonesia yang memang sudah panas ini juga semakinbertambah panas seiring pemanasan global yang terjadi. Hal ini menyebabkan kondisi bumi saat ini lebih panas dibandingkan beberapa tahun belakangan.

Hawa panas yang ada ini dapat menimbulkan sejumlah masalah pada kesehatan seperti dehidrasi dan bahkan hingga heat stroke. Pada penderita diabetes dan serangan jantung, meningkatnya temperatur ini bisa membuat kondisi mereka semakin memburuk.

Selain pada kesehatan, hawa panas yang muncul ini juga bisa menyebabkan masalah kondisi mental dan otak kamu. Berikut sejumlah hal yang bakal terjadi ketika kamu tengah kepanasan.

1. Menyebabkan Amarah

Ketika merasa kepanasan, kamu bisa merasa jadi bingung dan kekurangan koordinasi pada tubuh. Hal ini bakal buruk ketika dialami oleh seseorang yang mengemudi.

Ketika tubuh tidak dapat bergerak sesuai keinginan saat menyetir, maka kamu bakal lebih mudah marah. sebuah penelitian menunjukkan bahwa peningkatan temperatur dapat meningkatkan kekerasan antarpersonal hingga empat persen dan meningkatkan pembunuhan hingga enam persen.

2. Mempengaruhi Mood dan Menyebabkan Masalah Mental

Hawa panas yang terjadi dapat membuat seseorang bermasalah dengan kesehatan mental yang dimilikinya. penelitian menyebut risiko masalah kesehatan mental meningkat seiring hawa panas dan umumnya yang meningkatkan jumlah percobaan bunuh diri.

Seseorang yang sedang menjalani pengobatan pada kesehatan mental mereka lebih rentan dengan serangan heat strokes karena intervensi obat pada pengatur suhu berpengaruh terhadap kesehatan mental seseorang.

3. Mempengaruhi Ingatan dan Kemampuan Belajar

Ketika sedang kepanasan, otak seseorang juga bisa tidak bekerja setajam biasanya. sebuah penelitian bahwa seorang anak yang belajar dikelas dengan hawa panas cenderung mendapat lebih sedikit informasi dibanding di kelas yang hawa nya lebih sejuk.

Ketika kepanasan, seseorang tidak bisa mengingat dan belajar dengan fokus. Hal ini yang menyebabkan seseorang cenderung untuk berbuat kesalahan dan kesulitan berpikir cepat dibawah terik matahari.

Untuk mencegah sejumlah masalah yang mungkin muncul tersebut, kamu bisa lebih banyak melakukan aktivitas di dalam ruangan yang lebih sejuk. selain itu pastikan kandungan cairan yang ada ada di dalam tubuhmu juga cukup agar tidak mengalami sejumlah masalah tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gareth Bale Mau Dibuang, Mengapa Zidane Masih Memainkannya?

Pelatih Real Madrid , Zinedine Zidane memberikan alasan mengapa memainkan Gareth Bale pada laga pramusim melawan Arsenal. Putusan itu jadi sorotan karena sejak jelang berakhirnya musim 2018/19 hingga beberapa pekan terakhir ini, Zidane sering menyebutkan jika Bale akan dilepas pada musim ini karena sang pemain tak masuk dalam rencananya di musim 2019/20 nanti. Dalam pertandingan melawan Arsenal di laga pramusim, Rabu, Gareth Bale dimainkan Zidane sebagai peain pengganti. Pemain asal Wales itu mencetak satu gol ikut membantu menyamakan kedudukan jadi 2-2. Madrid kemudian menang adu penalti 3-2. Mainnya Bale membuat publik bertanya-tanya apakah Bale tetap dilepas atau dipertahankan. “Ya, dia masih bersama kami dan mau main, penampilannya juga bagus dan saya senang dengannya,” papar Zidane kepada Diario AS. Pria asal Prancis itu melanjutkan, “Seperti yang saya pernah bilang, sekarang ini ya Gareth masih di sini, masih bersama kami. Tapi di hari lain belum tahu, itu lihat saja na...

Masyarakat Pesisir Pantai Selatan Diminta Pahami Tanda Tsunami

Masyarakat pantai selatan Kabupaten Malang diminta selalu waspada terhadap potensi terjadinya gempa dan tsunami. Karena wilayah yang berada di area pergerakan aktif lempeng Indo-Australia dan Euroasia. "Tetap waspada terkait dengan gejala-gejala yang menimbulkan tsunami atau tidak. Karena pasti akan ada tanda-tanda tertentu, tidak panik," kata Bambang Istiawan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Malang, Minggu (21/7). Bambang menegaskan, setiap laut mesti mempunyai potensi tsunami yang sampai sekarang belum ada keilmuan yang bisa memperkirakan kapan terjadinya. Seperti diibaratkan gunung berapi, pasti akan berpotensi meletus tetapi tidak tahu kapan meletusnya. "Berkaitan dengan itu, kami waspada, artinya bahwa tanda-tanda tsunami itu ada. Kita memiliki waktu sekitar 15 menit untuk bisa menjauh dari titik pantai," katanya. Kabupaten Malang memiliki titik wisata pantai di sepanjang selatan pulau Jawa. Masyarakat pinggi...

stri Hilang Ingatan, Suami Melamar Untuk Kedua Kalinya

Seperti dalam Film, Istri Hilang Ingatan, Suami Melamar Untuk Kedua Kalinya Kisah seorang yang hilang ingatan tak jarang diangkat menjadi film, drama, atau sinetron. Seseorang yang tak ingat kenangan dengan pasangannya pun beberapa kali mewarnai layar kaca bergenre romantis. Sebut saja salah satunya  The Vow  yang terkenal itu. Bak film romansa, kisah semacam itu terjadi di dunia nyata. Kisah itu dialami Laura Hart Faganello. Melalui media sosialnya, Laura Faganello pun membagikan kisahnya. Sebelum kecelakaan yang mengakibatkannya hilang ingatan, Laura Faganello menikah dengan Brayden Faganello pada 2016. Sembilan bulan setelah pernikahannya, kepala Laura tertimpa benda dan mendapat benturan keras. Laura pun mengalami cedera otak. Setelah perempuan itu sadar, dirinya berpikir berusia 17 tahun dan tidak tahu siapa itu Brayden. "Kenangan pertemuan saya, jatuh cinta, dan menikahi Brayden hilang." tulis Laura. Alami masa sulit Sejak kecelakaan ...