Langsung ke konten utama

Cegah Pemalsuan, Pembuat Pelat Nomor di Pinggir Jalan akan Ditertibkan

Hasil gambar untuk plat nomor

Kebijakan ganjil-genap diakal-akali oleh oknum pengendara dengan menggunakan pelat nomor palsu. Namun perlu diketahui, menggunakan pelat nomor palsu bisa dikenakan pidana. Untuk menghindari celah ini, pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menertibkan pembuat pelat nomor di pinggir jalan.

"Nanti akan dilakukan penertiban," kata Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Arif Fazrulrahman saat dihubungi detikcom, Sabtu (27/7/2019).

Arif menegaskan, pelat nomor atau tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang 'diterbitkan' di pinggir jalan itu tidak resmi. Sebagian masyarakat memang memilih membuat pelat nomor di pinggir jalan ketika kondisi urgent, misalnya: TNKB hilang.

"Kalau yang di pinggir jalan itu TNK tidak resmi, materialnya juga berbeda dan spesifikasinya juga berbeda," tuturnya.

Polri merupakan satu-satunya lembaga yang berhak menerbitkan TNKB. Masyarakat tidak disarankan untuk membuat pelat nomor di pinggir jalan, sekalipun karena pelat nomor tersebut hilang.

"Intinya penerbitan TNKB itu dilakukan oleh Polri dengan mekanisme menunjukkan STNK, menunjukkan kalau TNKB itu rusak buat laporan atau patah, dicek fisik lagi, kemudian membayar PNBP, baru nanti kita keluarkan TNKB yang resmi sesuai spektek kita," jelasnya.

Kembali lagi ke penertiban pembuatan TNKB di pinggir jalan, Arif mengatakan, hal ini bertujuan untuk mengurangi peluang penyalahgunaan atau pemalsuan TNKB. Seperti contohnya, pemilik mobil Yaris yang telah memalsukan pelat nomor B-1826-UOR untuk menghindari ganjil-genap.

"Seandainya disalahguanakan, bisa berhadapan dengan hukum. Ini salah satu yang salah gunakan TNKB untuk melawan hukum," katanya.

Selain pengguna, Arif mengatakan, pembuat juga bisa dipidana atas pembuatan pelat nomor yang tidak sah ini. Apalagi, jika kemudian pelat nomor 'terbitannya' itu digunakan untuk perbuatan melawan hukum.

"Jangan sampai pembuat TNKB ini juga membantu kejahatan, misal membantu pelaku curanmor. Orang yang buat TNKB palsu itu bisa kena 55 KUHP turut serta membantu kejahatan karena membuat dokumen palsu," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Heboh Polisi ‘Terseret’ di Kap Mobil: Polantas dapat Hadiah & Terungkap Pelaku adalah Mahasiswa S2

Media sosial geger akibat adanya video polantas yang ‘terseret’ di kap mobil akibat mau menilang mobil yang melanggar peraturan lalu lintas. Sosok polantas tersebut menuai pujian berkat aksi heroiknya dalam menjalankan tugas. Yuk, cari tahu lebih lanjut soal kejadian viral tersebut. Video polantas yang beraksi dengan ‘nemplok’ di kap mobil pada saat mau menilang menjadi sorotan. Diketahui, polisi tersebut hendak menilang tapi si pengemudi terus melajukan mobilnya. Akhirnya polisi yang berada di depan menempel di kap mobil dan diseret. Beruntung tidak ada yang terluka akibat kejadian ini. Tidak heran aksi polantas ini menuai pujian dari warganet. Di video tersebut, dia tampak nekat turun dari mobil meski mobil tidak melambat sehingga dia harus berlari mundur dengan susah payah sambil menjaga keseimbangan. Karena aksinya itu, ponselnya sampai terjatuh dan terbelah. Menurut keterangan Kepala Bidang Humas Jabar Kombes Pol Trunoyudo , Wisnu Andiko , peristiwa tersebut terjadi Kamis siang ...

Begini Kronologi Bocah Blitar yang Tewas Tersedak Sempol

Moh Adil Fikri Amruloh meninggal sesaat setelah makan sempol. Begini detik-detik bocah berusia 8 tahun warga Dusun Bakalan Rt 4 Rw 5, Desa/Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar , terakhir hingga ajal menjemputnya. Pada Minggu (28/7/2019) korban diketahui membeli jajanan sempol di warung Bu Bentik, dekat rumahnya. Korban membeli sempol Rp 4.000 dan mendapatkan 8 biji sempol. Tiga saksi melihat, korban makan sempol tersebut habis enam biji. Tiba-tiba mereka melihat korban memukul-mukul dadanya dan minta minum. "Ada tiga saksi yang melihat kejadian itu di warung Bu Bentik. Awalnya semua normal, sampai korban makan sempol habis enam. Tiba-tiba mukul-mukul dadanya terus minta minum," kata Kapolsek Wonodadi AKP Yoni dikonfirmasi detikcom, Senin (29/7/2019). Melihat kondisi itu, lanjut Yoni, beberapa saksi mendekati korban berusaha memasukkan minuman ke dalam mulutnya. Namun air tak bisa masuk ke tenggorokan korban. Korban lalu duduk di tanah dan berguling-guling dengan kon...

North West Putri Kim Kardashian Pakai Tindik Padahal Baru 6 Tahun, Sang Ibu Beri Klarifikasi

Segala macam tingkah keluarga Kardashian tampaknya memang selalu menjadi sesuatu yang sangat menarik untuk diikuti. Tak terkecuali Kim Kardashian beserta suami dan keempat anaknya. Belum lama ini, Kim kembali menjadi sorotan saat ia membagikan sejumlah foto di Instagram Story miliknya. Foto-foto bernuansa hitam putih tersebut rupanya diposting dalam rangka memperingati ulang tahun sang nenek, Mary Jo Campbell , yang ke-85. Pada akhir pekan lalu, keluarga besar Kardashian memang secara khusus menggelar pesta meriah untuk Mary Jo. Tak cuma anak dan cucu, para cicitnya pun turut memeriahkan pesta ini. Termasuk putri sulung Kim Kardashian , North West . North tentunya tak mau ketinggalan untuk ikut eksis di sejumlah foto perayaan ulang tahun ini. Namun rupanya, tampilan North dalam foto-foto tersebut justru mencuri perhatian. Pasalnya, sulung dari empat bersaudara itu terlihat memakai piercing alias tindik pada bagian hidungnya. Tentunya ini agak mengejutkan, mengingat bahwa No...